BINJAI – Anggota DPRD Kota Binjai Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dewi Dharmayanti, S.E., mendorong Pemerintah Kota Binjai untuk memberikan perhatian lebih terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik. Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Dewi Dharmayanti saat menyampaikan Catatan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Binjai terhadap Laporan Pertanggungjawaban Wali Kota Binjai Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Binjai, Senin (27/7).
Dalam kesempatan tersebut, Dewi menyoroti belum terealisasinya pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang bertugas di sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Binjai. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena adanya perubahan mekanisme penganggaran yang tidak lagi memungkinkan pembayaran menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Terdapat penggajian PPPK paruh waktu yang pada tahun 2026 belum dibayarkan karena terkendala ketentuan bahwa pembayaran tidak dapat lagi menggunakan Dana BOS sehingga harus dianggarkan melalui APBD. Karena itu, kami meminta Pemerintah Kota Binjai mengalokasikan anggaran yang memadai pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 agar gaji tenaga PPPK paruh waktu yang bertugas di sekolah-sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Binjai dapat segera direalisasikan,” ujar Dewi.
Selain kesejahteraan tenaga pendidik, Dewi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan dasar di Kota Binjai. Menurutnya, kecenderungan masyarakat yang semakin banyak memilih menyekolahkan anak di Sekolah Dasar Islam Terpadu menjadi masukan penting bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas sekolah dasar negeri.
“Mengingat tren masyarakat menyekolahkan anak di Sekolah Dasar Islam Terpadu sehingga beberapa SD Negeri harus digabungkan (merger), kami meminta Dinas Pendidikan Kota Binjai meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kurikulum pendidikan. Dengan demikian, SD Negeri mampu bersaing dengan sekolah Islam terpadu dan anak-anak dari keluarga menengah ke bawah tetap dapat merasakan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan pembiayaan dari negara,” tegasnya.
Menurut Dewi, peningkatan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga harus diiringi dengan peningkatan kompetensi tenaga pendidik serta penguatan kurikulum yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
Fraksi PKS berharap berbagai catatan yang disampaikan tersebut dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Binjai dalam menyusun kebijakan dan alokasi anggaran, sehingga kualitas pendidikan di Kota Binjai terus meningkat, kesejahteraan guru semakin terjamin, dan akses pendidikan yang bermutu dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.


Leave a Reply